Berita Terkini

Mengintip Potensi Bina Desa di Ujung Selatan
21-04-2017 10:38

Wawancara oleh Rep. Radio Kanjuruhan dalam kegiatan Bina Desa Putaran Ke-3 di Desa Bantur Kec.Bantur

       Rabu 19 April 2017 Dalam rangka Bina Desa (Bhakti Sosial Menata Desa) Madep Mantep Menetep (M3) Putaran ke-3 pada Tahun 2017 ini bertempat di Desa Bantur Kecamatan Bantur. Tim yang dikomandani oleh Kepala Seksi Komunikasi Publik (Bapak Nanang Agus W.) bersama Yulia Prabowo dari Reporter Radio Kanjuruhan dan Rizka selaku Dokumentasi Kegiatan dari Staf Komunikasi Publik menuju lokasi Home Stay Bapak Bupati Malang pada pukul 19.00 WIB.
        Wawancara di awali oleh Yulia Prabowo dengan mengajukan pertanyaan mendasar terkait Desa Bantur Kecamatan Bantur dipilih menjadi kegiatan Bina Desa. Bapak Bupati mengatakan bahwa Bina Desa tidak harus didesa tertinggal tapi juga bisa di desa yang tumbuh berkembang dengan beberapa potensi dan desa bantur ada berbagai tempat pariwisata yg cukup menunjang salah satunya adalah potensi wisata pantai.
Sasaran kegiatan Bina Desa di Desa Bantur Kecamatan Bantur adalah semua OPD (Organisasi Perangkat Daerah) mengadakan kegiatan penyuluhan, sosialisasi, pembangunan dll. Selain itu Bpk Bupati juga mengatakan bahwa kegiatan Bina Desa ini sangat efektif diantaranya untuk mendekatkan Pemimpin dengan rakyat yang dipimpin, mendengarkan aspirasi masyarakat, langsung melihat kebutuhan masyarakat, adakah potensi yang akan di kembangkan. Untuk bersinergi dalam menggeliatkan perekonomian masyarakat Desa bantur Kecamatan Bantur ini Bapak Bupati menerapkan cara wisata berbasis mayarakat bukan berbasis investor artinya rakyat harus mendapat hasilnya, jangan ada wisata berkembang lalu di ambil oleh investor. Dan sejauh ini potensi yang belum tergalih di Kecamatan Bantur pada umumnya adalah wisata pantai yang harus di kembangkan lagi dan mengkemasnya lebih potensif.
       Harapan dan target utama yang ingin Bapak Bupati capai dalam kegiatan Bina Desa di Desa Bantur Kecamatan Bantur ini adalah Desanya semakin maju, masyarakat sejahtera, terjadi interaksi antara pimpinan dan masyarakat sehingga pengambilan keputusan langsung berasal dari aspirasi masyarakat. Beliau juga berpesan pada masyarakat Kabupaten Malang pada umumnya untuk jaga kebersamaan, jaga situasi yang kondusif dan jaga kerukunan karna itulah modal utama kita untuk membangun. Kita bisa membangun kalau kita kompak, guyub, rukun dan bergotong royong.
(Bidang Komunikasi)